Tim Sumbu Timur Tahap 2
Material LPA (Palu) tidak Sesuai dengan Job Mix yang di syaratkan
Material yang datang tidak seragam dan cenderung halus, sehingga saat material terkena hujan mengakibatkan terjadi membal saat dilakukan pemadatan
Finishing pekerjaan Andesit tidak rapih
Hasil Pekerjaan menjadi tidak seragam dan tidak rapih.
Terjadi genangan air pada badan jalan L3 dan R3.
Menimbulkan genangan air ketika hujan deras.
Tim Relokasi Jalan Sei Duri - Mempawah Kalbar (Lingkar Kijing)
Lahan belum bebas 100%.
Produktivitas alat tidak maksimum, Sequence pekerjaan tidak sesuai rencana, Terjadi idle alat, Pembengkakan biaya pekerjaan, Penambahan durasi waktu proyek.
Soil Improvement
Kerusakan struktur perkerasan jalan dan Penambahan biaya perawatan.
Penambahan durasi pekerjaan timbunan preloading.
Penambahan durasi waktu pekerjaan dan Penambahan biaya pekerjaan.
Tim Relokasi Jalan Sei Duri - Mempawah Kalbar (Lingkar Kijing)
Pembengkakan volume tanah timbunan.
Loose tanah timbunan sangat besar, Penambahan biaya konstruksi, dan Penurunan margin.
Tidak ada tulangan pada struktur saluran U-Ditch.
U-Ditch berpotensi retak apabila tidak diberi tulangan, dan Penambahan biaya tulangan u-ditch.
Pekerjaan galian replacement badan jalan tidak memiliki area budget untuk dibuang ke disposal.
Produktivitas menurun, Biaya bertambah untuk penanganan hasil galian, dan Margin turun.
Tim Relokasi Jalan Sei Duri - Mempawah Kalbar (Lingkar Kijing)
Pekerjaan tidak mencapai mutu.
Mutu tidak tercapai, Pekerjaan rework, dan Penambahan biaya pekerjaan.
Waste pasangan batu membengkak.
Pembesaran dimensi kaki saluran, Produktivitas menurun, Biaya bertambah untuk penanganan longsor, Pembengkakan volume pasangan batu, dan Margin turun.
Penambahan biaya timbunan tanah pilihan.
Loose material tidak terkontrol, Pemakaian alat tidak maksimal, Pekerjaan tergantung dengan banyak pihak seperti supplier material, Angkutan tanah, Sewa alat berat, dan Supplier solar hingga tenaga kerja.
Tim Relokasi Jalan Sei Duri - Mempawah Kalbar (Lingkar Kijing)
Terbatasnya vendor yang dapat bekerjasama dengan pembayaran tempo.
Kepercayaan vendor kepada WIKA berkurang.
Tidak bisa dilaksanakan monitoring instrumen piezometer.
Data monitoring Piezometer tidak ada dan berdampak pada penagihan kepada owner.
Tim Jalan Tol IKN Segmen KKT Kariangau - Sp. Tempadung (3B2)
Daya dukung pondasi struktur slab on borepile tidak memenuhi target.
Beberapa titik borepile, hasil pengujian PDA tidak memenuhi target, dan dierlukan penambahan titik pondasi borepile.
Proses Review desain oleh tim ahli, dikerjakan dalam waktu yang cukup lama.
1. Keputusan desain jadi tertunda sehingga Gambar Shop Drawing jadi ikut tertunda, 2. Proses CCO atau adendum tertunda, 3. Produksi tertunda sehingga memperbesar biaya untuk mencapai target produksi dengan waktu yang terbatas.
Tim Proyek Pembangunan Jalan dan Jembatan Tumbang Samba - Tumbang Hiran II (MYC)
Kondisi Saat Pelaksanaan tidak sesuai dengan data dan Sumberdaya pada saat Penawaraan.
Penambahan biaya (pengadaan material, handling, vendor) karena harus mendatangkan dari luar lokasi.
Nominated Subkon saat penawaran tender mengundurkan diri.
Penambahan biaya akibat Perubahan pola belanja dari subkon menjadi swakelola.
Dispute Kontrak Perjanjian, SSUK dan SSKK.
1. Dispute dalam pengakuan progress lingkup dan spesifikasi item pekerjaan, penentuan denda keterlambatan. 2. Tidak adanya Cost Factor Index untuk penganjuan Eskalasi.
Tim Proyek Pembangunan Jalan dan Jembatan Tumbang Samba - Tumbang Hiran II (MYC)
Waste Material Besar pada Proyek Long Section.
Penambahan Biaya pengadaan material.
Best practice pelaksanaan Erection Jembatan pada Proyek Remote Area.
Percepatan pelaksanaan pekerjaan dan Penghematan biaya.
Keterbatasan Vendor yang qualified di Remote Area.
Cashflow tidak terjaga karena permintaan Cash oleh vendor lokal.
Tim Pembangunan Jaringan Perpipaan Air Limbah Paket 1 dan 3 KIPP IKN
Jacking tidak optimal untuk menembus lapisan tanah keras (clayshale).
1. Kerasnya lapisan clayshale menyebabkan ujug cutter head berbelok sehinga diluar jalur target dan apabila diberikan air menyebabkan material lumpur lengket di cutter head dan menyebabkan alat terbebani dan overhead. 2. Produktifitas rendah perhari saat ini 1,50 - 2,00 meter.
Panjang matabor alat jacking berbeda berpengaruh terhadap dimensi pit yang telah disediakan.
Melakukan penyesuaian dan pabrikasi tambahan sehingga membutuhkan waktu dalam proses persiapan.
Pekerjaan DPT dengan caisson mengalami permasalahan, tidak dapat turun dengan sendirinya sesuai rencana.
Caisson belum dapat digunakan sesuai perencanaannya, terjadi penurunan hanya pada beberapa sisi caisson yang menyebabkan struktur bergeser dan tidak rata.
Tim Pembangunan Jaringan Perpipaan Air Limbah Paket 1 dan 3 KIPP IKN
Terdapat insiden pada pekerjaan galian open trench.
Terdapat pekerja yang terjepit dan tertimpa material longsoran sehingga perlu dievakuasi.
Terdapat pekerjaan defect dan rusak akibat terkena pekerjaan dari paket lain.
Pekerjaan yang telah dikerjakan sebelumnya mengalami kerusakan dan membutuhkan repair/rework.
Terdapat beberapa jenis pekerjaan dan kendala penggunaan software BIM dalam proses desain dan monitoring pekerjaan.
Kurang efektifnya proses review desain hingga monitoring khususnya untuk pekerjaan jaringan perpipaan.
Tim Pembangunan Jaringan Perpipaan Air Limbah Paket 1 dan 3 KIPP IKN
Banyaknya clasing pekerjaan jaringan pipa dengan paket lain di area KIPP IKN menyebabkan banyaknya proses review desain khususnya pada pekerjaan jaringan.
Terdapat penyesuaian desain kembali pada jalur yang terdampak.
Perhitungan volume pekerjaan untuk addendum dan balance budget.
Re-balancing nilai kontrak terhadap volume pekerjaan.
Metode pekerjaan caisson pada tanah clayshale tidak maksimal.
Pekerjaan caisson dan pekerjaan jacking terhambat.
Tim Provision of Muara Wahau Road Diversion (MWRD) Sangatta Utara, Kalimantan Timur, PT. KPC
Adanya retakan yang terjadi pada Detour SPE.
Keterlambatan pekerjaan Detour SPE.
Pekerjaan DPT Underpass Pelikan
Sliding Pas.batu yang sudah terkonstruksi.
Tim Proyek Dredging Pendalaman Alur Tursina Area III & IV PT. Pupuk Kaltim
Pipa Dredging tersumbat.
Pekerjaan dredging berhenti.
Sambungan pipa floater bocor pada area Muara Sungai.
Air laut menjadi keruh.
Material lumpur hasil dredging mencemari area Sea Watrer Intake Existing.
Terjadi komplain dari pihak Pabrik akibat mesin pabrik macet.
Tim Proyek Dredging Pendalaman Alur Tursina Area III & IV PT. Pupuk Kaltim
Protes dari Nelayan sekitar.
Terjadinya komplain dari pihak Nelayan ke PT. PKT dan WIKA-PPNM, KSO.
Idle Pekerjaan Pengerukan.
Terjadinya keterlambatan waktu pelaksanaan.
Tim Proyek Pembangunan Bendungan Manikin di Kabupaten Kupang (Paket-1)
Heaving pada floor terowongan pengambilan.
Terjadinya kerusakan (crack dan heave) pada lantai kerja terowongan (lean concrete K-100) dan pembesian yang telah terpasang.
Stabilitas pada lereng tanah lempung bobonaro.
Terjadinya longsoran pada lereng yang telah terproteksi shotcrete.
Tim D&B Pengerukan Alur dan Kolam Pelabuhan Benoa Paket A
Tingkat kegagalan pelaksanaan rigid inclusion cukup tinggi pada saat trial.
1. Alat CFG seringkali tidak dapat mencapai kedalaman rencana. Stuck di kedalaman tertentu selama durasi yang cukup lama atau mengalami trouble dalam proses pengeboran. 2. Beton seringkali Stuck di dalam pipa penyalur Beton.
Air laut masuk ke area pekerjaan retaining wall saat pasang tertinggi.
Pekerjaan terhenti menunggu elevasi pasang turun di bawah elevasi area kerja.
Permintaan owner untuk melakukan percepatan pengerukan di depan retaining wall.
Timbul risiko kegagalan struktur jika struktur retaining wall belum selesai dilaksanakan, tetapi dilakukan pengerukan di depan retaining wall.
Tim D&B Pengerukan Alur dan Kolam Pelabuhan Benoa Paket A
Elevasi pemancangan angkur spun pile tidak mencapai rencana. Sudah mencapai final set berdasarkan kalendering pancang.
Menimbulkan keraguan pada owner terhadap perhitungan overall stablity retaining wall.
Kerusakan bangunan akibat pekerjaan pemancangan.
Pemilik bangunan sekitar.
Penurunan produktifitas keruk akibat pengaruh cuaca maritim di area dumping.
Penurunan jumlah trip ke dumping area, hopper barge stand by, crane barge standby, penurunan volume produksi keruk pada periode tersebut.
Tim D&B Pengerukan Alur dan Kolam Pelabuhan Benoa Paket A
Pendangkalan di area yang sudah dikeruk.
Penurunan volume progres terkeruk di area tersebut.
Produktifitas pekerjaan rigid inclusion tidak tercapai.
Pekerjaan rigid inclusion tidak dapat selesai tepat waktu. Jika dipertahankan baru dapat selesai melebihi masa Pelaksanaan.
Pekerjaan keruk dihentikan oleh otoritas Pelabuhan (KSOP) karena diduga terdapat pelanggaran dumping di luar area yang ditentukan.
Pekerjaan terhenti.
Agus Wahyudi, Nani Kuniawati, Tim Proyek Bendungan Manikin.
Adanya piping pada lereng galian maindam sandaran kanan sisi up stream
Terjadi longsor pada lereng trap/slope kedua galian maindam sandaran kanan sisi up stream.
Terjadi genangan air antara dinding open channel dengan lereng galian.
Dapat merusak dasar tanah (pondasi) saluran open channel.
Tim Pembangunan Bendungan Jenelata, Kab.Gowa, Sulawesi Selatan
Pekerjaan Saluran Jalan Akses retak.
Perbaikan (rework) saluran jalan akses yang retak akibat getaran vibro.
Galian pondasi maindam over dari design gambar.
Pekerjaan galian tidak dapat dilakukan simultan berdasarkan gambar kerja.
Instrument pada tapak pondasi plinth bertabrakan dengan desain grouting.
1. Pekerjaan pengecoran plinth harus menunggu desain instrument. 2. Potensi rework instrument karena terkena grouting
Tim Proyek Pembangunan JDU SPAM Regional Mamminasata Provinsi Sulawesi Selatan
Terjadi longsoran tanah/pasir pada lubang bor HDD.
Lubang bor tertutup.
Pekerjaan Commissioning.
Harus dilakukan alternatif penyelesaian commissioning dengan sumber air lainnya.
Percepatan Pengiriman material pipa secara swakelola.
Dapat mengatur dan memaksimalkan jumlah pengiriman pipa.
Tim Proyek Pembangunan JDU SPAM Regional Mamminasata Provinsi Sulawesi Selatan
WBS SAP Terlalu banyak.
Tahap pekerjaan menjadi terlalu banyak karena mengikuti jumlah item pekerjaan sesuai BQ Eksternal.
Tim Provision of Muara Wahau Road Diversion (MWRD) Re-Diversion Construction Sangatta Utara, Kalimantan Timur, PT. KPC
Standar unit Mobil/LV (Hal Positif).
Jadwal maintenance lebih teratur & keselamatan berkendaraan lebih terjaaga.
Ekspose pekerjaan beton.
Terdapat visualisasi ekspos beton yang menunjukkan kondisi buruk serta adanya pertumbuhan jamur/lumut.
Ketidak telitian proses survey fotogrametri.
Ketidak tepatan orthophoto dengan koordinat BIM.
Tim Peningkatan Jalan Kawasan​ Hankam dan Lingkar Sepaku IV
Realignement Ruas 3.1 untuk penanganan Clash Detection.
1. Jika akan dilanjutkan sesuai dengan desain trase UDD, akan menyebabkan trase yang tidak sesuai pedoman desain geometrik jalan. 2. Terganggunya akses/entrance bangunan yang sudah beroperasional. 3. Biaya dan waktu yang diperlukan akan bertambah signifikan karena adanya pekerjaan pembongkaran struktur eksisting dan penanganan struktur bangunan yang sudah beroperasional.
Terdapat longsoran timbunan existing di Ruas 3.3
1. Jika dilakukan penimbunan langsung pada area tersebut dapat menimbulkan resiko slinding/longsor. 2. Dengan labilnya timbunan tersebut akan berdampak pada kestabilan badan jalan rencana pada saat kondisi operasional.
Tim Proyek Pembangunan Tol IKN Seksi 1B Segmen Bandara Sepinggan - Tol BalSam
Data Borlog tender minimum.
Tidak semua area terambil data tanah (borelog).
Beberapa item ditemukan pada saat MC-0 yang kemudian dapat diajukan sebagai item baru.
Item pekerjaan dapat di kerjakan namun belum dapat ditagihkan.
Hasil data fotogrametri tidak terikat ke Nilai BM (Juni).
Hasil pengukuran tidak dapat digunakan / melebihi toleransi.
Tim Proyek Pembangunan Tol IKN Seksi 1B Segmen Bandara Sepinggan - Tol BalSam
Dipa yang tidak sesuai dengan kontrak.
Penyelesaian pekerjaan tidak dapat dilakukan sesuai Kurva S Awal.
Adanya kekurangan tulangan samping pada abutment PG1 Ramp 2.
Ada tulangan yang belum terpasang.
Tim Mandalika Urban Tourism Infrastructure Project Package 1 (MUTIP)
Pembutan Back Up Tagihan
Memerlukan waktu yang realif lama.
Pekerjaan tambah dan perubahan desain selama masa kosntruksi.
1. Kekahawatiran tidak dibayarkan pekerjaan tambah dan perubahan desain, 2. Fokus dan target berubah.
Pembuatan Shop Drawing yang tidak sesuai dengan rencana.
Pembuatan Shop Drawing tidak sesuai rencana.
Tim Mandalika Urban Tourism Infrastructure Project Package 1 (MUTIP)
Pemotongan anggaran/penurunan nilai kontrak.
Penurunan nilai Kontrak dan Margin.
Tim IPA Sepaku Semoi
Desain Reservoir 2000 m3 - Perubahan desain Reservoir 2.000 m3.
Adanya perubahan desain yang semula bangunan reservoir tipe GFST menjadi Tipe Beton.
Metode Kerja - Desain bangunan reservoir 2.000 m3.
Metode Pelaksanaan bangunan reservoir 2000 m3 harus direncanakan dengan matang.
Desain Jembatan - Perubahan desain jembatan.
Dengan bertambahnya lebar jembatan menyebabkan perubahan bentang jembatan.